muhamad gunawan

Just another WordPress.com site

Say No To Rokok

Rokok sangat mudah kita temui di sekitar kita dan sangat mudah juga kita menemui perokok. Bayangkan tiap hari ana liat bapak-bapak ngerokok, kakek-kakek ngerokok, remaja ngerokok, anak-anak ngerokok, bayi usia 2 tahun ngerok di yoputube, tukang rokok ngerokok, dll. Padahal rokok adalah sumber dari berbagai penyakit bagi penggunanya maupun perokok pasif yang tidak sengaja menghirup saat perokok aktif sedang ngerokok.

Ana pernah menonton video bayi umur2 tahun ngerokok di youtube dari Indonesia yang membuat ana terdorong untuk membuat artikel ini dan kebetulan waktu SMP ana pernah belajar Zat Adiktif dan Psikotropika. Perlu kita ketahui bahwa diluar negri khususnya Negara-negara maju, masyarakatnya sudah menyadari bahaya merokok sehingga harga rokok sangat mahal dan iklan-iklan rokok di televisi dan pamphlet di jalanan sudah tidak ditemui lagi. Hal itu sangat berlawanan dengan Negara-negara berkembang iklan rokok bebas berpromosi baik di televisi, pamphlet, dll. Sehingga Negara berkembang menjadi ladang konsumen rokok terbesar di dunia yang membuat perusaan rokok banyak berdiri di Negara tersebut contohnya di Indonesia. Ana sebagai orang Indonesia sangat tidak sulit melihat bermacam-macam iklan rokok di Televisi, bermacam pamphlet iklan rokok dijalanan, dan bahkan waktu nongkrong pun kita masih ditawarin rokok oleh para SPG-SPG cantik yang mempromosikan produk rokok. Jadi tidak heran mayoritas masyarakat Indonesia Perokok aktif, bahkan anak-anak tetangga ana yang usianya masih dibawah 10 tahun  sudah mulai merokok. ini nyata terjadi, padahal kita tahu betapa bahayanya rokok itu dan rokok juga merupakan pintu gerbang untuk masuk ke dunia NARKOBA.

silahkan nonton videonya dibawah ini…

Rokok berasal dari daun tembakau yang dikeringkan. Daun dan batang tembakau mengandung nikotin, yaitu alkaloida atau senyawa organic yang mengandung nitrogen. Nikotin berwujud cairan bening. Setelah terkena udara (oksigen), nikotin akan menjadi cairan berwarna kecoklatan.

Secara umum, nikotin bersifat depresan meskipun mula-mula dapat bersifat stimulant. Ketika seseorang mengisap rokok, mula-mula nikotin akan merangsang syaraf otak (pusat syaraf) sehingga perokok merasa lebih nyaman, santai, dan percaya diri. Tetapi setelah itu, nikotin akan mempengaruhi syaraf sehingga memperlambat kerja jantung, memperlambat kerja syaraf paru-paru, dan bahkan mengganggu kerja syaraf simpatik. Nikotin juga dapat menyebabkan Adiksi (ketagihan) sehingga dapat membuat seseorang menjadi perokok tetap.

Pada seseorang menyalakan rokok,akan dihasilkan nikotin, gas CO, dan tar. Rokok dapat menimbulkan bahaya primer dan bahaya sekunder. Bahaya Primer adalah bahaya yang mengancam perokok itu sendiri, sedangkan bahaya sekunder adalah bahaya untuk orang lain yang berada di sekitar perokok. Tentu hal ini sangat merigikan orang yang secara kebetulan sedang berada di sekitar perokok.

Pengaruh nikotin terhadap fisik manusia yaitu mempersempit arteri, mempengaruhi pembuatan air seni dengan mempengaruhi kelenjar hipofisa, mempengaruhi syaraf ganglion, membuat penglihatan menjadi kabur, dan menambah sekresi (meningkatkan produksi) asam lambung sehingga menyebabkan penyakit tukak lunak lambung.

Pengaruh nikotin secara psikis (kejiwaan) yaitu akan membuat pemakai mengalami adiksi (ketagihan) sehingga akibat-akibat terhadap fisik akan semakin hebat.

Gas karbon monoksida (CO) yang dihasilkan rokok dapat ikut terserap tubuh. Akibatnya kemampuan darah mengikat oksigen dari paru-paru berkurang. Hal ini terjadi karena karbon monoksida (CO) mengikat hemoglobin (Hb) dalam darah, sedangkan hemoglobin berfungsi sebagai pengikat oksigen dari paru-paru. Kadar CO yang tinggi menyebabkan jumlah hemoglobin dalam darah berkurang sehingga akan menyebabkan penyakit sesak nafas, pingsan, dan bahkan kematian.

Tar adalah zat yang terdapat pada tembakau dan bentuknya seperti aspal. Tar dihasilkan oleh rokok, juga oleh tembakau untuk menyisik (sugi). Para perokok dan penyisik akan mempunyai gigi yang berwarna hitam akibat endapan tar tersebut. Jika tar ikut masuk ke dalam tubuh maka akan melekat pada paru-paru terutama pada gelembung udara dan tenggorokan. Endapan tar ini akan mengganggu kerja paru-paru sehingga terbentuklah flek atau noda pada paru-paru yang akhirnya dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Daftar Penyakit yang ditimbulkan oleh Rokok

1. Penyakit jantung

Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.

Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.

Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

2. Penyakit paru

Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.

3. Kanker paru dan kanker lainnya

Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).

4. Diabetes

Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.

5. Impotensi

Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan disfungsi ereksi/impoten.

6. Menimbulkan Kebutaan

Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg diterbitkan dalam ‘Archives of Ophthalmology’ pada tahun 2007 menemukan yaitu orang merokok empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yg merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.

7. Penyakit mulut

Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: